jujur saja, begitu aku mendengar kalau Lay EXO-M mengidap penyakit yang serius, terkejut banget. :'(
ini beritanyaa :
Lay EXO-M didiagnosa
menderita 2 penyakit darah yg mengerikan, yaitu Bleed Disorder dan
Hemofilia. Lay memiliki jenis darah yg sangat langka. Dia tidak bisa
sembarangan menerima transfusi darah dari orang lain. Lay tidak boleh
sedikitpun terluka, karena jika sampai ia terluka maka darah dari tubuhnya akan
terus2an mengucur keluar.
Diketahui thn 2004, Lay
pernah menjalani operasi amandel, dan mengalami koma selama berhari-hari.
Disebabkan oleh penyakit itu!. penyakit ini tidak bisa disembuhkan karena
memang ini penyakit dari lahir,bukan karena virus yang dapat
disembuhkan. Itu berarti,Lay harus berhati-hati seumur hidupnya. Dia harus
hidup dengan 2 penyakit itu ditubuhnya.
Ingat waktu Lay nerima
tantangan yang kepalanya Lay ditimpa panci di Happy Camp? Kenapa waktu itu
Luhan sampe nahan Lay biar ga nerima tantangan? Itu karena Luhan SANGAT
merasa khawatir dengan penyakit Lay. Waktu itu Luhan bahkan smpai bentak Lay
dengan bahasa korea, Karena takut ketahuan fans China.
coba lihat video
ini »
« Terlihat Luhan sangat
mengkhawatirkan Lay saat Lay menerima tantangan.
via
: salmashawolover blog, Info KPOP facebook and @ BaekyeolID
-
- -
via : salmashawolover
blog, Info KPOP facebook and @ BaekyeolID
- - -
Tahun 2004 yang lalu, Lay
pernah membuat suatu essay mengenai penyakitnya (hemofilia), Dengan judul
“Ayah”. Hemofilia itu penyakit yang berhubungan dengan pembekuan darah, jadi
ketika luka, darah tidak akan berhenti untuk keluar.
inilah isi essay nya (sudah
di translate ke Bahasa Inggris) :
[In
my house, whether it’s morning, noon, or evening, you can always hear someone
singing these lines: “ah such glorious, shining sun!” That, is my father’s
song!
One
morning when I woke up, I heard an enchanting melody and noticed an
overwhelmingly stinky odor! I looked to the left, looked to the right, oh my
gosh, my father was singing even while sitting on the toilet, unbelievable!
See, that’s how much my father loves to sing!
An
old Chinese proverb says “Like father, like son!” I enjoy singing very much
too, and I sing pretty well. Perhaps it was because of my potential in
performing arts, my father always takes me here and there to learn various
things. Of course, he mainly takes me to singing lessons. Unfortunately, in my
throat there was an enlarged tonsil, my father was worried that further
enlargement will block my pharynx and thus prevent me from singing, so he took
me to a hospital to schedule for a tonsillectomy. We found out that I have
a problem with blood coagulation, so the surgeon recommended that I avoid
surgical procedures. But my father made a wrong decision: “Cut it, you have to
cut out the tonsil!” The surgeon couldn’t argue with my father, so he performed
the surgery.
As
expected, I had a massive post-operative hemorrhage, I kept on throwing up
blood until I finally went into hypotensive shock and fainted! When I woke up,
I was lying on a hospital bed, above me hung a bag of transfusion blood. I saw
my father standing by the doorway holding a cigarette, and he looked very
anxious. I thought: “You deserved it, who was the one who insisted on the
surgery?”
Two
weeks later, I noticed that my father has changed, he was not as arrogant and
cocky anymore, anything I wanted he would buy for me. “Son! Can daddy take you
outside for a walk?” My father asked. I reluctantly said “Okay!” After we
had a walk, my mood improved a lot, I pensively pondered: “Dad was just trying
to help me, why couldn’t I sympathize with him more and see things from his
point of view?” At that moment, my father suddenly said, “Son! I’m very sorry!”
I immediately hugged him, and cried!
This
is my father who loves me dearly and cares for me!”]
admin D pun mencoba untuk
mentranslate nya ke Bahasa Indonesia, kurang lebih begini hasil translate-an
nya :) :
[Di
rumahku, entah itu pagi, siang, atau malam hari, Kamu selalu dapat mendengar
seseorang bernyanyi baris ini: “ah seperti mulia, matahari bersinar!” Itu,
adalah lagu ayahku!
Suatu
pagi saat bangun, aku mendengar melodi yang begitu indah dan mencium sesuatu
yang sangat bau! Aku melihat ke kiri, melihat ke kanan, oh my gosh, ternyata
ayahku bernyanyi bahkan sambil duduk di toilet, tidak bisa dipercaya! Lihat,
itulah betapa banyak ayahku suka menyanyi!
Sebuah
pepatah Cina kuno mengatakan “like father like son!” aku juga sangat senang
bernyanyi, dan aku bernyanyi dengan cukup baik. Mungkin karena potensiku
dalam seni pertunjukan, ayahku selalu membawaku ke sana-sini untuk belajar
berbagai hal. Tentu saja, ia mengutamakan aku untuk mengambil pelajaran
bernyanyi. Sayangnya, di tenggorokan saya ada amandel membesar, ayah saya
khawatir pembesaran lebih lanjut akan memblokir faring saya dan dengan demikian
mencegah saya dari menyanyi, jadi dia membawa saya ke rumah sakit untuk
pemeriksaan tonsilektomi.Kami menemukan bahwa saya memiliki masalah dengan
pembekuan darah, sehingga ahli bedah disarankan agar saya menghindari prosedur
bedah. Tapi ayah saya membuat keputusan yang salah: “Hentikan, Anda harus
memotong amandel!” Dokter bedah tidak bisa berdebat dengan ayah saya, jadi ia
melakukan operasi.
Seperti
yang diharapkan, saya memiliki perdarahan pasca operasi besar, aku terus muntah
darah sampai akhirnya saya langsung shock hipotensi dan pingsan! Ketika saya
bangun, saya sedang berbaring di tempat tidur rumah sakit, di atas saya
tergantung sebuah kantong transfusi darah. Saya melihat ayah saya berdiri di
ambang pintu memegang sebatang rokok, dan dia tampak sangat cemas. Aku
berpikir: “Anda mendapatkannya, siapa orang yang pertama kali bersikeras
operasi?”
Dua
minggu kemudian, saya melihat bahwa ayah saya telah berubah, ia tidak begitu
egois dan sombong lagi, apapun yang saya ingin pasti ia akan belikan untuk
saya. “Nak! Dapatkah ayah membawamu keluar untuk berjalan-jalan?” tanya Ayah
saya. Aku enggan berkata “Oke!”. Setelah kami berjalan-jalan, suasana hati
saya meningkat banyak, saya termenung dan merenungkan: “Ayah hanya berusaha
untuk membantu saya, mengapa saya tidak bisa bersimpati dengan dia lebih banyak
hal dan melihat dari sudut pandangnya? “Pada saat itu, ayah saya tiba-tiba
berkata,”Nak! Saya sangat menyesal” saya langsung memeluknya, dan menangis!
Ini
ayahku yang mengasihiku dan peduli kepadaku! ]
Ini potongan percakapan
antara Tang Tang dan Lay :
Lay
actually said “Before I was feeling a little too exhausted, but the problem
wasn’t too serious, it was because I danced for too long. After I rested for a
week, now I’m all back to normal, so I started practicing little by little
again.”
I
didn’t know what to say, so I said “when you are away from home, your health is
the most important. you need to take good care of yourself, don’t get injured
again.”
translate:
Lay berkata “Sebelum aku merasa sedikit terlalu lelah,
tapi masalahnya tidak terlalu serius, itu karena aku menari terlalu lama.
Setelah beristirahat selama seminggu, sekarang aku semua kembali normal, jadi
saya mulai berlatih sedikit demi sedikit lagi.”
Saya
tidak tahu harus berkata apa, jadi saya berkata “ketika Anda jauh dari rumah,
kesehatan Anda adalah yang paling penting. Anda perlu merawat diri sendiri,
jangan terluka lagi. “
source: source:
zhangyixing baidu bar, aulianforgottable.blog, @ BaekYeolID
Indonesian translation:
admin D from EXOINDONESIA
Lay juga mendapatkan
penjagaan khusus dari manager dikarenakan penyakitnya ini. Jadi jika seandainya
ada fans yang diperlakukan kasar oleh manager, itu semua semata-mata manager
lakukan untuk melindungi Lay. dan admin yakin kalau LUHAN adalah salah satu
member yang paling care sama Lay soal penyakitnya ini, itu karena LUHAN &
LAY adalah TEMAN SEKAMAR jadi tidak mungkin kalau mereka tidak pernah saling
berbagi cerita. admin yakin Lay sudah menceritakan masalah penyakitnya ini ke
LUHAN, makanya LUHAN menjadi cukup OVERPROTECTIVE terhadap LAY :)
SEKALI LAGI!! Hemofilia
dan Bleed Disorder ini penyakit yang PARAH. sekali saja Lay mengeluarkan darah,
maka akan susah untuk menghentikan darahnya yang sudah keluar.
so, LET’S HOPE THAT OUR
LAY WILL BECOME BETTER DAY BY DAY :”)
CR : exoindonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar